Rabu, 15 April 2026

sebab tidak selamanya hangat

brewster mengajarkan untuk menikmati kopi sesegera mungkin, sebelum akhirnya dingin.

dia benar.

kopi suhu ruangan, ga senikmat ketika masih hangat.

seringkali kopi yang kuseduh hanya berakhir dingin, karena, terlupakan dengan sendirinya. 

habisnya, minum kopi butuh perhatian. sementara ketika perhatianku sudah terlanjur teralih ke hal lain, kopinya jadi terlupakan. 

lantas terlambat.

penyebab lainnya adalah menyepelekan proses menikmati kopi alih-alih hal lain yang tengah kukerjakan. alhasil ketika itu selesai, yah, 

kopinya terlanjur dingin.